BPKI

 

CARA PENULARAN VIRUS HIV AIDS PENANGANAN DAN PENGOBATAN PENYAKIT AIDS BAGI PENDERITA AIDS DI INDONESIA

 

 

Makalah ini Disusun untuk Memenuhi Tugas Bahasa

Indonesia Penulisan Karya Ilmiah

Dosen Pengampu: Drs. Sabar Narimo, MM. M. Pd.

 

Oleh:

NURUL DWI ARIANI

A. 210100107

IIIC

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI AKUNTANSI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2011

 

A.  Pendahuluan

AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Penyakit AIDS yaitu suatu penyakit yang ditimbulkan sebagai dampak berkembangbiakannya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) didalam tubuh manusia, yang mana virus ini menyerang sel darah putih (sel CD4) sehingga mengakibatkan rusaknya sistem kekebalan tubuh. Hilangnya atau berkurangnya daya tahan tubuh membuat penderita mudah sekali terjangkit berbagai macam penyakit termasuk penyakit ringan sekalipun. Cara penularan HIV AIDS dapat terjadi melalui darah, cairan semen, cairan vagina, dan air susu ibu.

Kendatipun dari berbagai negara terus melakukan researchnya dalam mengatasi HIV AIDS, namun hingga saat ini penyakit AIDS tidak ada obatnya termasuk serum atau vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari virus HIV penyebab penyakit AIDS. Penanganan dan pengobatan penyakit AIDS dengan cara melindungi diri sendiri.

Berdasarkan judul makalah, yaitu Cara Penularan Virus HIV AIDS Penanganan dan Pengobatan Penyakit AIDS bagi Penderita AIDS di Indonesia. Maka rumusan masalah adalah sebagai berikut: ‘’Bagaimana Cara Penularan Virus HIV AIDS Penanganan dan Pengobatan Penyakit AIDS bagi Penderita AIDS di Indonesia

Makalah ini akan membahas: 1. Cara Penularan Virus HIV AIDS, 2. Penanganan dan Pengobatan Penyakit AIDS bagi Penderita AIDS di Indonesia.

 

B.  Cara Penularan Virus HIV AIDS

Virus HIV menyerang sel  CD4 dan menjadikannya tempat berkembang biaknya virus HIV baru, kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sebagaimana diketahui bahwa sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika diserang penyakit tubuh lemah dan tidak berupaya melawan jangkitan penyakit dan akibatnya dapat meninggal dunia meski terkene influenza atau pilek biasa. Tubuh manusia terkena virus HIV maka tidaklah langsung menyebabkan atau menderita penyakit AIDS, melainkan diperlukan waktu yang cukup lama bahkan bertahun-tahun bagi virus HIV untuk menyebabkan AIDS atau HIV positif yang mematikan.

Menularnya virus HIV AIDS terjadi:

1.      Melalui darah, misalnya transfusi darah terkena darah HIV pada kulit yang terluka, jarum suntik.

2.      Melalui cairan semen, air mani (sperma atau peju pria), misalnya seorang pria berhubungan badan dengan pasangannya tanpa menggunakan kondom atau pengaman lainnya.

3.      Melalui cairan vagina pada wanita, misalnya wanita yang berhubungan badan tanpa pengamanan, pinjam meminjam alat bantu seks, oral seks.

4.      Melalui air susu ibu (ASI), misalnya bayi meminum ASI dari wanita yang terkena virus HIV,  pria meminum susu pasangannya.

Cairan tubuh yang tidak dapat mengandung virus HIV pada penderita HIV:

1.      Air liur atau air ludah atau saliva.

2.      Feses atau kotoran atau tokaia bab atau tinja

3.      Air mata.

4.      Air keringat.

5.      Air seni atau air kencing atau air pipis atau urin atau unrine.

 

C.  Penanganan dan Pengobatan Penyakit AIDS bagi Penderita AIDS di Indonesia

Adapun tujuan pemberian obat-obatan pada penderita AIDS adalah untuk membantu memperbaiki daya tahan tubuh, meningkatkan kualitas hidup bagi masyarakat di Indonesia yang diketahui terserang virus HIV dalam upaya mengurangi angka kelahiran dan kematian.

Virus HIV AIDS dapat dicegah dengan cara melindugi diri sendiri, yaitu dengan:

1.      Jangan melakukan hubungan seks dengan pasangan tidak diketahui kondisi kesehatannya.

2.      Menghindari berganti-ganti pasangan seksual. Karena penularan AIDS terbanyak adalah melalui hubungan seksual maka penularan AIDS bisa dicegah dengan tidak berganti-ganti pasangan seksual.

3.      Menggunakan kondom dalam melakukan hubungan seks. Jika salah satu atau keduanya terinfeksi HIV.

4.      Jika membutuhkan tranfusi darah  minta kepastian bahwa darah yang akan diterima HIV.

5.      Menggunakan alat suntik sekali pakai.

6.      Menghindari mabuk-mabukan dan narkotik yang membuat lupa.

Pencegahan dapat dilakukan dengan formula A-B-C. A adalah abstinensia, artinya tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah. B adalah be faithful, artinya jika sudah menikah hanya berhubungan seks dengan pasangannya saja. C adalah condom, artinya jika memang cara A dan B tidak bisa dipatuhi maka harus digunakan alat pencegahan dengan menggunakan kondom.

 

D.  Kesimpulan

HIV AIDS dalam cara penularannya terjadi melalui: darah, cairan semen, cairan vagina, dan air susu ibu. Penyakit AIDS tidak ada obatnya, dalam pemberian obat hanya untuk membantu  memperbaiki daya tubuh dan meningkatkan kualitas hidup. Namun HIV aids dapat dicegah dari diri sendiri.

Seseorang tidak boleh mengucilkan dan menjauhi penderita HIV karena mereka membutuhkan bantuan dan dukungan agar bisa melanjutkan hidup tanpa banyak beban.

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

(http://makalah-kesehatan-online.blogspot.com/2009/11/penanganan-dan-pengo-batan-penyakit-aids.html). Diakses Rabu 7 Desember 2011 Pukul 17.00 WIB.

(http://channels.dal.net/gim/aids/aids.html). Diakses Rabu 7 Desember 2011 Pukul 17.00 WIB.

(http://organisasi.org/pengertian_definisi_dan_cara_penularan_penyebaran_virus_hiv_aids_info_informasi_penyakit_menular_seksual_pms). Diakses Kamis 8 Desember 2011 Pukul 15.06 WIB.

(http://dhiez.wordpress.com/2008/05/02/pencegahan-penanganan-virus-hiv-aids/). Diakses Kamis 8 Desember 2011 Pukul 15.26 WIB.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s